Selasa, 03 Agustus 2010

langowan menuju kota

Kota 
Langowan Yess!!
  Anggota : Masuk | Daftar Baru | Lupa Password   
  
Beranda | Religius | Politik & Organisasi | Pendidikan & Budaya | Hukum & Kriminalitas | Pemerintah & Masyarakat | Kesehatan & Olah Raga
Selasa, 03 Agustus 2010 11:49
 SEPUTAR LANGOWAN

Geografis
Letak
Desa
Pemerintahan
Agama
Ekonomi
Pendidikan
Sosial dan Keamanan
Sejarah Langowan
 OTHER MENU

Arti Logo
PKPG 2009
Langowan Web Team
Story Web Langowan
 PESAN MELALUI RADIO TRIVANA
 DONATUR
 DAFTAR DONATUR
 KIRIM BERITA
 PETA SITUS
 ARSIP BERITA


 WEB STATISTIK


Tamu Saat Ini : 7
Tamu Hari Ini : 222
Tamu Kemarin : 293
Total Tamu : 617,358
  sejak 02.08.07
Total Anggota : 957
IP Address : 125.162.201.126
Opr. System : Windows XP
Browser :
Lama Akses :
Update : 03.04.2008

 ANGGOTA BARU


User Name : afatjoe
Full Name : Anita Joe
Location :
Country :

 ALBUM FOTO
HUT Langowan 408 (26)
Langowan (23)
Photo Terbaru

Langowan.Com saat ini membutuhkan dana untuk biaya operasional News Reporter agar supaya berita tetap di update tiap hari. Bagi saudara-saudara yang peduli, yang membutuhkan informasi tentang tanah kelahiran, yang tergerak hati untuk membantu kami, disampaikan terima kasih. Untuk informasi lebih lanjut klik disini
20 May 2006 - 01:16 Posted by harny Hit 954
3 Mortir Aktif Ditemukan Atep


Diduga Bekas Peninggalan Permesta
[ Pemerintah & Masyarakat ]

LANGOWAN, LNN-- Laporan: Aldy Rorong
LANGOWAN,LNN—Warga Langowan kembali digemparkan dengan adanya penemuan 3 buah mortir yang diduga masih aktif yang ditemukan di Perkebunan Kuntung Rangka Desa Atep kecamatan langowan Selatan. Ke-3 mortir tersebut ditemukan oleh Oldy Sambur warga Atep disaat sedang berburu hewan. Diduga Mortir yang panjangnya sekitar 50-60 cm itu, merupakan peninggalan Permesta.
Dari informasi yang dirangkum langowan.news, ketiga amunisi jenis mortir itu ditemukan secara tidak sengaja oleh Oldy dan teman temannya (15/5) yang waktu itu sedang berburu Tikus. Namun ketika berada di Perkebunan Kuntung Rangka tepatnya disamping sungai mereka menemukan adanya 3 buah benda. Ketika diperiksa, ternyata benda tersebut adalah Mortir.
Disaat itu juga, mereka langsung melaporkan kepihak kepolisian sektor Langowan Timur. Dan pihak kepolisian Latim turun ke lokasi sekitar pukul 01.00 Wita bersama sejumlah masyarakat Atep. "Itu mortir dorang Oldy dapa, waktu dorang ada ba cari tikus. Lantaran tako jangan sampe meledak, dorang segera laporkan pe petugas kepolisian. Mungkin, itu mortir sto peninggalan dari sisa Permesta," ujar Hukum Tua Atep J F manopo SmH yang didampingi Camat Langowan Selatan, Rully Momor SSos kepada Langowan.news baru-baru ini.
Kapolres Minahasa AKBP Drs Edward Tamboto melalui Kepala SPK Ipda Saryana ketika dikonfirmasi langowan.news membenarkan adanya penemuan tersebut. "Barang bukti berupa 3 buah mortir sudah di amankan di Mapolres Minahasa," ujar Surjana membenarkan pula laporan dari kapolsek Langowan Timur Iptu I Nyoman.(01)

Gambar: Kapolsek Langowan Timur Iptu I Nyoman didampingi Drs Denny Waworuntu dan anggota Polsek (asal Noongan). (foto: Ino)
Gambar :
<< Sebelumnya Berikutnya >>
Kirim ke teman | Print Berita | Komentar - silahkan login

Komentar
 
INDEX BERITA UTAMA

Kemendagri Resmi Terima Kajian Kota Langowan
Anggota DPD RI : DPD Akan Berbuat Maksimal Untuk Langowan
Pemprov Kawal Usulan Pemekaran Kota Langowan
Draf Kota Langowan Disahkan Dewan Propinsi
Ratusan Warga Langowan
Alam pun Menangis, Asset Potensial itu Pergi
In Memoriam Jeklin Koagouw Wulan Minahasa 2008
Selangkah Lagi Kota Langowan ke Pusat
Pembentukan Kota Langowan Disupport BPS GMIM
5 Siswa SMA-SMK dinyatakan Tak Lulus


INDEX BERITA LAINNYA

Minahasa Butuh Tenaga Spesialis Dokter Gigi
Konsumsi Daging Babi Langowan Tetap Normal
Lingkaran Gereja Sentrum Langowan Rawan Kecelakaan
Diskusi Panel Langowan Kota Tercinta
Bupati dan Ketua BPS GMIM di Walewangko
Langowan Mountain Bike Minahasa Cycling Community
Serah terima sekaligus pelantikan Pengurus KKL Tanjung Priok
8562 Pemuda Jamnas GPdI, Padati Stadion Maesa
MT Langka, Pangkalan Minyak Diduga Lakukan Penimbunan
Runtu Lantik 4 Kumtua Terpilih di Langowan Selatan